Polisi Sebut Korban Mutilasi Sleman Tewas karena Luka Menganga di Leher

erfan erlin
Jasad AI korban mutilasi di Sleman tiba di rumah duka.(Foto: MPI/Erfan Erlin)

Polisi belum bisa memastikan senjata apa yang dipakai untuk menggorok leher korban sehingga meninggalkan luka menganga. Di lokasi kejadian polisi mengamankan barang bukti senjata tajam di antaranya adalah satu pisau komando kemudian gergaji ada juga pisau cutter.

Polisi juga menemukan beberapabarang bukti lain seperti sarung pisau dan segala macamnya. Namun untuk mengetahui senjata mana yang digunakan untuk membunuh korban, masih perlu melakukan penyelidikan yang mendalam.

"Tapi intinya ada tiga yaitu pisau cutter, pisau komando dan alat gergaji yang benar tajamnya nanti hasil penyelidikan," kata dia.

Hingga kini polisi belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal terlebih dahulu sebelum dipotong-potong atau dipotong-potong terlebih dahulu hingga korban meninggal. Semuanya masih membutuhkan hasil autopsi.

"Kami nunggu hasil otopsi lebih lanjut. Autopsi sudah dilaksanakan namun tentunya pihak dokter juga membutuhkan waktu untuk menganalisa dan kemudian menuangkan dalam suatu laporan yang waktunya diperkirakan 3 sampai 7 hari," katanya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Ayu Indraswari ditemukan tewas menjadi korban mutilasi. Polisi menyebut korban dipotong 3 bagian dan mereka juga menemukan 62 potongan kecil. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Autopsi Dokter PPDS Tewas Misterius di Siak Selesai, Penyebab Kematian Belum Terungkap

19 hari lalu

Kronologi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Berujung Proses Hukum, 31 Saksi Diperiksa

19 hari lalu

Polisi Gunakan KUHP Baru di Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Ini Pasal yang Diterapkan

25 hari lalu

Hasil Autopsi ASN Bangkalan Tewas di Parkiran Bandara, Ditemukan Luka Benda Tumpul

1 bulan lalu

Duduk Perkara Eks Ketua BEM UGM Tiyo Temukan Alat Pelacak di Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal