Polemik Pengaturan Volume Azan, Buya Syafii: Pejabat Harus Bangun Budaya Kearifan

Kuntadi
Ahmad Syafii Maarif. (foto: doc/iNews)

SLEMAN, iNews.id - Cendekiawan muslim Ahmad Syafii Maarif enggan mengomentari polemik terkait pengaturan volume azan yang dianalaogkan antara suara toa dengan gonggongan anjing yang disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Dia memilih memberi pesan kepada pejabat untuk membangun budaya kearifan lokal. 

“Pokoknya apa, bangun budaya kearifan. Terutama pejabat publik ya," kata Buya Syafii saat ditemui di kediamannya, Nogotirto, Gamping, Sleman, Jumat (25/2/2022).

Pria yang akrab disapa Buya Syafii ini mengatakan, budaya kearifan perlu dibangun untuk menghindari polemik di masyarakat. Hal ini perlu dilakukan pejabat publik dalam memberikan keterangan. Apalagi menyangkut regulasi yang baru dibuat.  

"Sehingga tidak menimbulkan pro kontra, kontroversi, itu aja. Bangun budaya kearifan. Itu penting. Pakai bahasa hati," ujar mantan Ketua PP Muhammadiyah ini.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Viral! Ketua Masjid di Pangkalpinang Meninggal Dunia Usai Kumandangkan Azan

57 tahun lalu

Momen Mencekam saat Hujan dan Puting Beliung Terjang Bangkalan, Warga Takbir dan Azan

57 tahun lalu

Polemik Pembongkaran Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Ini Kesepakatan Kontaktor dan Keluarga

57 tahun lalu

Polemik Kantor Gubernur Papua Pegunungan Dibangun di Tanah Adat, Ini Respons Wapres

57 tahun lalu

Menag Yaqut Sebut Tayangan Azan Magrib Ganjar Pranowo Bukan Politik Identitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal