Selama ini, kata dia, nasinalisme menjadi jargon yang mudah untuk diucapkan dalam kampanye. Namun pada pelaksanaannya justru banyak pejabat yang mementingkan kepentingan sendiri dan kelompoknya.
“PKS tidak ingin seperti itu, namun mereka yang duduk menjadi anggota DPRD harus bisa mengimplementasikan kewenangan dalam sisi anggaran legislasi maupun fungsi pengawasan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kehadiran PKS dalam dunia politik, menjadi bentuk cinta kepada negara. PKS ingin memberikan kontribusi bagi bangsa ini, dengan terus menggelorakan semangat nasionalisme dan bersih dari KKN. “Kita akan dorong dan memperjuangkan anggaran untuk rakyat,” ucapnya.
Pembekalan ini disampaikan oleh Kasi Teritorial Kodem 072 Pamungkas kolonel inf Hari Santoso dan Ketua dewan Syuro Masjid Jogokariyan, yang juga sejarawan dan budayawan, HM Jazir.
Di akhir acara para anggota Dewan ini mendeklarasikan “Lima Agenda Perjuangan Kerakyatan dan Kebangsaan”.