Penjualan Sepi, Pedagang Pasar di Kulonprogo Tolak Kenaikan PPN

Kuntadi
pantauan harga (Foto: doc/iNews.id)

KULONPROGO, iNews.id – Sejumlah pedagang pasar tradisional yang ada di Kabupaten Kulonprogo keberatan dengan rencana pemerintah menaikkan Pajak Penambahan Nilai (PPN), termasuk sembilan bahan pokok. Kebijakan ini dirasakan tidak tepat dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Pandemi ini ekonomi sulit, ini kok sembako akan kena pph,” kata Indarti, salah seorang pedang di Pasar Wates, Kamis (10/6/2021). 

Saat ini transaksi jual beli di pasar tradisional sudah tidak seramai dulu. Banyak pasar modern dan yang menjual online membuat pedagang pasar semakin kesulitan. Kondisi diperparah dengan masa pandemi Covid-19. 

“Mestinya nasib kami ini diperhatikan. Bantuan UMKM untuk korban Covid-19 juga tidak rata. Jangan beratkan rakyat kecil seperti saya,” katanya.    

Pedagang yang lain Riyanti mengatakan, penjualan saat ini sepi. Dulu saat lebaran dia bisa kelarisan menjual beras, minyak goreng tepung dan beberapa barang lain. saat itu banyak orang menggelar pesta dan hajatan.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Kebakaran Pasar Gatak Grobogan, 20 Kios Milik Pedagang Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal