Penipuan Online Semakin Marak, Begini Kata Kapolda DIY

Yohanes Demo
Polda DIY mencatat ada kenaikan jumlah kejahatan berkedok penipuan secara online. (Foto Ilustrasi : Ist)

BANTUL, iNews.id- Polda DIY mencatat ada kenaikan jumlah kejahatan berkedok penipuan secara online. Biasanya, pelaku penipuan ini mengaku sebagai pejabat publik dan meminta sejumlah uang, atau menawarkan barang secara online dengan harga murah.

Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, laporan penipuan online yang diterima pihaknya bahkan telah menyasar kepada penjualan barang dengan nominal cukup besar seperti kendaraan.

"Ada laporan yang kami terima, korban ditawari kendaraan lewat pesan online dengan harga dibawah pasaran atau lebih murah. Kemudian, korban ini langsung percaya saja, langsung transfer uang. Setelah ditransfer tetapi barang tidak ada, yang jual dicari juga tidak ketemu oleh korbannya," katanya saat berjumpa langsung dengan masyarakat di acara Jumat Curhat yang berlangsung di Kalurahan Sabdodadi, Bantul, Jumat (12/05/2023).

Kapolda DIY saat memberikan keterangan kepada media usai acara Jumat Curhat di Kabupaten Bantul, Jumat (12/5/2023). (Foto : iNews.id/Yohanes Demo)

Kapolda menyebut bahwa pelaku kerap menggunakan nama-nama pejabat untuk meyakinkan korbannya. Atas maraknya kasus penipuan online ini, pihaknya mewanti-wanti kepada masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan pesan online yang diterima.

"Kita harus pastikan betul-betul apakah itu benar atau tidak. Karena sekarang pelaku juga kerap menggunakan nama-nama pejabat," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
17 hari lalu

Kronologi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Berujung Proses Hukum, 31 Saksi Diperiksa

18 hari lalu

Polisi Gunakan KUHP Baru di Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Ini Pasal yang Diterapkan

31 hari lalu

Duduk Perkara Eks Ketua BEM UGM Tiyo Temukan Alat Pelacak di Mobil

31 hari lalu

Mobil Eks Ketua BEM UGM Dipasang Pelacak usai Demo Gejayan, Polda DIY Buka Suara

31 hari lalu

Polisi Tangkap 45 Orang Sindikat Scamming Internasional di Surabaya, Didominasi WN China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal