Pengungsi Merapi yang Batuk, Pilek dan Demam Akan Dikarantina

Priyo Setyawan
Para pengungsi sedang bersantai di barak pengungsian Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Senin (16/11/2020). (Foto : iNews.id/Priyo Setyawan

Joko menjelaskan selama karantina mereka juga akan mendapatkan perawatan seperti yang disolasi yaitu tidak boleh kontak dengan orang lain serta dengan meningkatkan imunitas dan mencegah agar tidak terkena penyakit lain.

Bedanya, yang dikarantina belum tentu positif Covid-19 namun yang isolasi sudah positif Covid-19.

“Hingga sekarang belum ada warga yang dikarantina,” ujarnya.

Mengenai keluhan kesehatan pengungsi, menurut Joko rata-rata soal hipertensi, pegal-pegal, batuk dan pilek. Tetapi semuanya dapat ditangani tim medis di Posko Kesehatan Covid-19. Sehingga tidak ada yang dirujuk ke ruma sakit.

Hingga Minggu (15/11/2020) tercatat ada 123 pengungsi yang mengeluhkan sakit dan rata-rata lansia. Jumlah pengungsi di barak pengungsian Glagaharjo, ada 198 orang, 95 di antaranya lansia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

57 tahun lalu

Viral Video Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan, Pengelola TWC Minta Maaf

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal