Pemerintah Jokowi Boleh Dikritik, Komisi VI DPR: Bedakan dengan Hoaks dan Ujaran Kebencian

Kuntadi
Anggota Komisi VI DPR Subardi

SLEMAN, iNews.id – Anggota Komisi VI DPR Subardi, memastikan masyarakat bebas memberikan kritik kepada pemerintah, sepanjang relevan dengan semangat demokrasi. Namun, masyarakat harus cerdam dan bisa memahami kritik itu berbeda dengan hoaks, fitnah, ujaran kebencian dan caci maki. 

“Tidak ada yang salah dengan kritik. Silakan karena pakar, pengamat dan praktisi sudah biasa mengkritik pemerintah,” kata Anggota Komisi VI DPR, Subardi, Minggu (14/2/2021). 

Politisi Partai Nasdem ini mengatakan, saat ini ada anggapan yang salah di masyarakat terkait dengan kritik yang pasti berhubungan dengan hukum dan polisi. Itu merupakan kesalahan besar yang harus dipahami masyarakat. Kritik itu berbeda dengan caci maki, fitnah dan ujaran kebencian.
  
“Masyarakat perlu membedakan antara kritik dengan caci maki, hoaks, ujaran kebencian, maupun fitnah. Kategori itu memang dilarang oleh hukum karena efeknya membahayakan bagi persatuan bangsa,” kata wakil rakyat dari DIY ini.  

Subardi juga meluruskan anggapan yang salah jika dalam era pemerintaha Jokowi kedua ini masyarakat tidak bebas berpendapat. Menurutnya, Jokowi masih memberikan ruang bagi masyarakat untuk berekspresi menyampaikan pendapat. Termasuk memberikan kritik dan solusi dari masalah yang muncul.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Hina Suku Sunda dan Viking, Youtuber Resbob Dituntut 2,5 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Sidang Eksepsi Resbob di PN Bandung, Kuasa Hukum Nilai Dakwaan Tidak Jelas

57 tahun lalu

Youtuber Resbob Diadili di PN Bandung, Terancam 4 Tahun Penjara Didakwa Hina Suku Sunda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal