"Keluarga besar UGM turut berduka dan kaget mendengar berita tersebut. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik," kata Kabag Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani.
Dukuh Nologaten Sulistyo Eko mengatakan korban merupakan warganya, meski dia tidak begitu mengenal karena usianya terpaut jauh. Dirinya telah berkomunikasi dengan keluarga terkait proses lebih lanjut.
“Keluarga masih menunggu koordinasi, belum tahu kapan jenazahnya tiba,” katanya.