Pasar Tradisional Beroperasi, Pemda Yogyakarta Tak Ingin Ekonomi Warga Terkapar

Nani Suherni
Ilustrasi pasar tradisional (Foto: Antara)

“Kita terus komunikasikan dengan pusat terkait masalah-masalah yang dihadapai di DIY. Salah satunya juga soal klaster-klaster baru seperti tabligh akbar yang baru-baru ini menjadi salah satu penyebab penularan Covid–19,” ucap Biworo.

Saat ini, jumlah bed yang tersedia untuk pasien Covid–19 tersisa 50 persen. Dia menegaskan, dalam 2 minggu terakhir tidak ada angka kematian yang bertambah. Untuk itu, masih perlu adanya kajian ulang untuk penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X telah mengeluarkan surat edaran pada tiga kabupaten yaitu Sleman, Bantul dan Gunungkidul untuk melakukan pemeriksaan secara masif. Data dari screening tersebut nantinya akan digunakan untuk memetakan dan juga mengambil langkah terhadap peningkatan pengawasan atau kemungkinan-kemungkian yang lain termasuk PSBB.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal