Parah, Ruang Publik di Yogyakarta Tercemari Sampah Visual

Yohanes Demo
Sampah visual telah mengganggu keindahan kota di Yogyakarta. (foto; MPI/Erfan erlin)

Kondisi ini hampir sama dengan kondisi di Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Gunungkidul. Dua kabupaten ini ibarat gadis cantik tumbuh mekar yang selalu dikerubuti tawon untuk dihisap manis madunya. 

Menurutnya, sampah visual berisi informasi maupun promosi yang bersifat komersial (barang dan jasa) maupun politik (partai politik, bendera parpol, calon anggota dewan, calon bupati, walikota, gubernur dan presiden). Hal ini menunjukkan bahwa sampah visual bukan lagi jadi persoalan sepele.

"Fenomena semacam itu muncul sebagai konsekuensi logis dari kondisi pasar kapitalisme global yang semakin hiper kompetitif. Dalam konteks ini, persaingan pasar berlangsung dengan memanfaatkan pengetahuan, informasi, teknologi dan media komunikasi visual," katanya 

Sumbo menyebut, dampak visual fenomena ini menjadikan tembok bangunan heritage, sekolah, rumah sakit bahkan rumah ibadah menjadi galeri terbuka sebagai ruang untuk memasang, menempel iklan luar ruang yang bersifat komersial. Tidak hanya itu, tiang telepon, listrik, lampu penerang jalan dan tiang rambu lalu lintas juga menjadi lokasi menempel iklan. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas di Temanggung, 1 Korban Mahasiswa UGM dan Fotografer Keraton Yogya

57 tahun lalu

Dosen ASN ISI Yogyakarta Demo di Gedung Rektorat, Tuntut Tukin Segera Dibayar

57 tahun lalu

Ditemani Cucu Sri Sultan Hamengku Buwono X, Alam Ganjar Berkeliling Keraton Yogyakarta

57 tahun lalu

Warga Jogja Laporkan Ade Armando ke Polisi, Sultan HB X: yang Penting Saya Tidak Menyuruh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal