Untuk persiapan pembukaan objek wisata, lanjut Asti, Dinas Pariwisata Gunungkidul menggelar simulasi di Kalisuci dan rumah makan pada hari ini. Kemudian, pada 15 Juni, simulasi berlangsung di Pantai Baron dan Kukup, serta Gunung Api Purba Nglanggeran.
Simulasi dilakukan untuk melihat kesiapan pengelola untuk menyambut kedatangan wisatawan. Hasil kajian ini akan menjadi bahan pertimbangan dan catatan khusus dalam pembukaan objek wisata pada 22 Juni nanti.
Sementara itu anggota Kelompok Sadar Wisata Kalisuci, Muslam Winarto mengatakan, sudah menyiapkan berbagai protokol kesehatan untuk menyambut wisatawan. Seperti menyediakan tempat cuci tangan, hingga pengaman wajah untuk pengunjung dan pemandu.
"Peralatan yang dipakai pun hanya sekali pakai, setelah dipakai harus didekontaminasi. Kami juga menyemprotkan cairan disinfektan setiap hari," kata Muslam.