Nilai Demokrasi Era Jokowi Mundur, Aktivis Reformasi 98: Terang-terangan Dilanggar

erfan erlin
Kritik Demokrasi Era Jokowi, Aktivis Reformasi 98 Jalan Mundur dari Alun-Alun Utara ke Istana Negara (Foto: iNews/Erfan Erlin)

In'am eL Mustofa, aktivis eks UIN juga berujar jika lawan saat ini berbeda dengan kala reformasi dulu. Jika era reformasi dulu lawan adalah rezim yang otoriter namun kini adalah rezim yang berdiri di tengah demokrasi. 

"Kalau dulu lawan kita rezim yang otoriter, sekarang lawan kita rezim yang berdiri di tengah demokrasi. Rezim despotik, di atas otoritarian, haris kita lawan, jangan tinggal diam," ucapnya.

Massa dalam aksinya membawa obor sembari mengarak keris pusaka luk 11 tangguh Pajang Mataram. Tiap-tiap elemen dalam aksi ini merupakan simbolisasi aspirasi yang mereka gaungkan.

Seperti Tanjek Yoni sebagai pusaka atau kekuatan yang dipercaya untuk menyingkirkan angkara murka dan keserakahan. Sementara Alun-alun Utara dipilih menjadi titik awal keberangkatan karena sejarah pelataran Keraton Yogyakarta sebagai tempat terselenggaranya Pisowanan Ageng tanggal 20 Mei 1998. 

"Peristiwa ini adalah penanda era reformasi di Kota Gudeg, " ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siap-Siap! Polda Sumbar Gelar Operasi Zebra Singgalang 2024, Ini Targetnya

57 tahun lalu

Temuan Pelanggaran Pemilu, 4 TPS di Kota Baubau Gelar Pemungutan Suara Ulang

57 tahun lalu

Bawaslu DIY Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di 17 TPS 

57 tahun lalu

Dinilai Banyak Pelanggaran, Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Hasil Pemilu 2024

57 tahun lalu

Temukan Pelanggaran, Bawaslu Rekomendasikan Pencoblosan Ulang di 4 TPS Malang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal