Nelayan hingga Wisatawan Diminta Waspadai Gelombang Tinggi di Pantai Selatan

Antara
BMKG meminta masyarakat yang beraktivitas di pesisir selatan DIY mewaspadai potensi gelombang tinggi. (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - BMKG meminta masyarakat yang beraktivitas di pesisir selatan DIY mewaspadai potensi gelombang tinggi. Gelombang tinggi ini diprediksi akan berlangsung hingga 19 Juli 2022 mendatang.

Kepala Kelompok Data Analisis Prakirawan BMKG Yogyakarta Romadi mengatakan,  gelombang tinggi ini akibat pola tekanan tinggi di sebelah barat daya Australia.

"Untuk para nelayan, pedagang, para wisatawan gelombang tinggi masih akan berlangsung sehingga tetap mematuhi dan menaati imbauan yang disampaikan dari petugas di sekitar lokasi," kata Romadi, selasa (19/7/2022).

Menurut dia, pemicu dari gelombang tinggi di selatan DIY disebabkan adanya pola tekanan udara tinggi di sebelah barat daya Australia dan pola tekanan rendah di barat daya Sumatera.

Selain itu, kata dia, Monsun Australia juga menguat sehingga angin timuran lebih dominan dan berdampak merusak bangunan seperti yang terjadi di pesisir pantai di Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Bantul pekan lalu.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

57 tahun lalu

Ribuan Kendaraan Tinggalkan Bandung Hindari Puncak Arus Balik Libur Panjang

57 tahun lalu

Nekat Mandi saat Ombak Besar, Kakak Adik Hilang Terseret Arus di Pantai Payangan Jember

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Jip Wisata Bromo Tabrak Tebing lalu Terguling, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Libur Panjang Iduladha, Puluhan Ribu Kendaraan Masuk Bandung via Tol Pasteur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal