Myanmar Makin Memanas, Kubu Penentang Kudeta Militer Bentuk Pasukan

Anton Suhartono
Ribuan rakyat Myanmar turun ke jalan menentang kudeta oleh junta militer. Sedikitnya 250 orang tewas ditembak aparat dalam aksi menentang kudeta atas Aung San Suu Kyi tersebut. (Foto: Reuters).

YANGON, iNews.id - Kelompok penentang kudeta mengumumkan pembentukan pasukan pertahanan rakyat. Tujuannya untuk melindungi para pendukung dari serangan dan kekerasan oleh junta militer.

Dalam pernyataan, yang dikutip dari Reuters, Rabu (5/4/2021), Pemerintah Persatuan Nasional yang dibentuk kelompo penentang kudeta mengungkap pasukan baru itu merupakan pendahulu dari Tentara Persatuan Federal yang bertanggung jawab mewujudkan reformasi efektif di sektor keamanan untuk mengakhiri perang saudara yang telah berlangsung selama 70 tahun.

Selain itu, lanjut pernyataan, pasukan memiliki tanggung jawab menangani serangan militer dan kekerasan dari pemerintahan junta terhadap rakyat.

Tidak ada penjelasan bagaimana pasukan keamanan ini akan diorganisasi atau bahkan dipersenjatai. Juru bicara Pemerintah Persatuan Nasional enggan memberikan komentar.

Pemerintah Persatuan nasional dibentuk bulan lalu, beranggotakan para anggota parlemen dan pemerintahan Aung San Suu Kyi yang digulingkan, aktivis, serta kelompok etnis yang sedang memperjuangkan otonomi dan kemerdekaan.

Sejauh ini belum ada komentar dari pemerintahan junta mengenai pembentukan pasukan pertahanan rakyat.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

57 tahun lalu

Menteri PPA Sebut Kekerasan di Daycare Jogja Pelanggaran HAM Serius

57 tahun lalu

Tukang Ojek di Paniai Terluka Parah Diserang OTK

57 tahun lalu

Balita 4 Tahun di Sidoarjo Tewas Misterius, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan

57 tahun lalu

Mahasiswa se-Jogja Demo di Malioboro, Tuntut Oknum Brimob Aniaya Pelajar Dihukum Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal