Mutasi Virus Corona yang 10 Kali Lebih Cepat Ditemukan di Yogyakarta dan Jateng

Kuntadi
Antara
Peneliti menemukan varian baru mutasi Covid-19 yang menyebar di Eropa dan Amerika Serikat (foto: ist)

Menurut dia, kecepatan tingkat infeksi D614G memang masih perlu penelitian lanjutan pada level komunitas masyarakat. Tingkat infeksi yang disebutkan memiliki kecepatan 10 kali lipat itu baru dilihat berdasarkan penelitian pada sel.

"Jadi penelitian pakai mikroskop pada sel kultur in vitro, dia memang 10 kali menginfeksi lebih cepat," kata Gunadi.

Namun demikian, ia berharap semua pihak mulai meningkatkan kewaspadaan dengan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik.

"Jika pada level komunitas juga terbukti memiliki kecepatan infeksi 10 kali lebih cepat kan berbahaya sekali. Ya, kalau imunnya cukup, kalau tidak, maka tingkat kematian akan tinggi sekali. Meski penelitian ini belum berhubungan dengan derajat keparahan penyakitnya," kata dia.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

2 Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal