Musim Pancaroba Berpotensi Picu Bencana Hidrometeorologi di DIY, Begini Penjelasan BMKG

Antara
Baliho di perempatan Condongcatur, Depok, roboh Rabu (12/1/2022). (Foto : dok BPBD Sleman)

Warjono mengatakan, di musim pancaroba ini angin akan bertiup kencang, ditambah dengan hujan lebat yang berdurasi pendek namun disertai dengan angin serta petir. Durasinya paling lama sekitar dua jam. Sedangkan durasi angin yang bertiup bersama hujan sekitar 15 menit.

“Dampak hujan berdurasi singkat tapi deras di Kabupaten Sleman berimbas pada ketidakmampuan selokan atau irigasi untuk menampung debit air hujan. Hal ini yang kemudian menyebabkan munculnya genangan air walaupun sifatnya tidak lama,” katanya.

Sedangkan musim kemarau di Kabupaten Sleman akan terjadi mulai dasarian II April – Dasarian I Juni 2022. Sedangkan akhir musim kemarau di wilayah DIY terjadi mulai Dasarian II September–Dasarian III Oktober 2022. 

"Selain hujan lebat, hujan es, serta petir, cuaca ekstrem yang terjadi dan dapat dirasakan masyarakat berupa banjir, angin kencang hingga puting beliung yang menyebabkan pohon dan baliho tumbang," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
13 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Km ke Arah Barat Daya

15 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km, Warga Diminta Waspada

21 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,7 Km, Warga Diminta Waspada

1 bulan lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

2 bulan lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal