“Saat ini, secara nasional usia sehat hanya 62 tahun. Artinya dengan usia angka harapan hidup 71 tahun, sekitar 8- 9 persen akan sakit-sakitan. Kita ingin memperpanjang usia harapan hidup yang sehat,” katanya.
Menurut Menkes, di Singapura angka harapan hidup sudah sampai 85 tahun, sedangkan usia sehatnya mencapai 75 tahun. Tingginya angka ini karena gaya hidup di Singapura lebih bagus.
“Sesuai dengan kebijakan WHO setiap negara diminta untuk meningkatkan kesadaran terhadap lansia. Di mana di Indonesia angkanya sudah sekitar 19-25 juta lansia,” ujarnya.
Ketua Yayasan Pendidikan Respati, Tony Sugiarso berharap dari konferensi ini bisa menghasilkan inovasi para perkembangan ilmu peengetahuan khususnya di bidang kesehatan.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan DIY, Tri Saktiyana mengapresiasi kegiatan tersebut, apalagi angka harapan hidup di DIY cukup tinggi. Namun angka kemiskinan juga tinggi, karena masyarakat cenderung bisa menerima keadaan. "Masyarakat DIY cukup unik rela tidak makan tetapi cukup sejahtera,” katanya.