Menilik Tobong Gamping, Bangunan yang Tuai Kontroversi karena Dijadikan Ikon Gunungkidul 

erfan erlin
Dua orang pekerja tengah menjaga bara api pembakaran Tobong gamping di Dusun Kajar II (Foto: MPI/Erfan Erlin).

Pemilik usaha tobong gamping, Wardoyo mengaku memilih tetap bertahan demi puluhan pegawainya. Jika ia tidak mempertahankan usahanya maka puluhan karyawannya akan kehilangan mata pencaharian mereka

"Sebab kasihan sama tenaganya, mereka tetap perlu bekerja," ujarnya. 

Wardoyo mengaku tidak mengetahui sejak kapan industri tobong gamping rumahan berdiri di wilayah mereka. Karena ia sudah menjadi generasi kesekian di keluarganya dalam mengelola tobong gamping.

Wardoyo mengaku tobong gamping miliknya sempat disurvei untuk dijadikan contoh rancangan monumen di Bundaran Siyono. Dia berharap usahanya bisa tetap berjalan, terlepas ada tidaknya dukungan pemerintah.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Gempa M 5,6 Guncang Sinabang Simeuleu Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,2 Guncang Bolaanguki Sulut, Getaran Terasa di Gorontalo hingga Ternate

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal