Mengenal Adat Gagrak Ngayogyakarta, Busana Khas Kota Yogyakarta

Annisa Puspa Kirana
Tugu Yogyakarta menjadi salah satu warisan budaya peninggalan masa lalu. (foto: istimewa)

4.Stagen dan Sabuk

Stagen adalah sejenis kain yang digunakan untuk mengikat dan membungkus pinggang, sedangkan sabuk adalah aksesoris yang digunakan untuk mengikat pakaian dan juga untuk memberikan sentuhan estetika pada pakaian. 

Stagen dan sabuk digunakan untuk komponen jarik. Kedua komponen tersebut digunakan pada perut, filosofinya untuk meminimalisir atau mengendalikan nafsu manusia karena perut merupakan pusat nafsu dunia.

5.Selop 

Selop merupakan sepatu yang digunakan dalam busana Gagrak Ngayogyakarta. Selop dapat disebut dengan “Canela” dalam Bahasa Jawa, yang merupakan singkatan dari “canthelna jroning nala”. Ketika menggunakan selop, pemakainya akan terhindar dari duri. Oleh karena itu, dengan menggunakan selop dapat diartikan sebagai penanda manusia harus memiliki landasan kehidupan yang baik. Landasan hidup yang dimaksud adalah agama masing-masing.


6. Timang

Timang adalah hiasan yang digunakan pada stagen. Timang berasal dari kata “nimang” yang berarti menimbang. Filosofi dari timang adalah bahwa manusia diperingatkan untuk menimbang hal yang baik dan buruk, hal yang harus dilakukan dan tidak dilakukan.

Abdi Dalem mengenakan pakaian adat saat upacara di Keraton Yogyakarta. (foto: MPI/Erfan Erlin)

Busana Perempuan

Busana perempuan juga tidak kalah dengan busana pria. Semuanya juga memiliki makna. 

1.Kebaya

Kebaya adalah pakaian tradisional perempuan khas Yogyakarta. Kebaya yang digunakan oleh perempuan dalam Gagrak Ngayogyakarta adalah kebaya Kartini atau yang biasa disebut tangkepan. Model tangkepan yakni model dengan dengan bagian dada menyatu, tanpa adanya kutu baru.

Kebaya diartikan sebagai “rasukan” yang merupakan Krama lugu dari “klambi” atau pakaian. Rasukan berasal dari kata “rasuk” yang berarti masuk. Filosofi dari kebaya ini yakni manusia diajarkan untuk memiliki agama yang digunakan sebagai landasan hidup.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas di Temanggung, 1 Korban Mahasiswa UGM dan Fotografer Keraton Yogya

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal