SRAGEN, iNews.id – Seorang mahasiswa yang jadi guru ngaji di Sragen, Jawa Tengah, HAP alias Bustomi (20) melakukan aksi pencabulan. Setidaknya sudah ada dua bocah di bawah umur yang menjadi korban.
Awalnya, warga tidak menyangka HAP menjadi pelaku pencabulan. Pelaku merupakan warga Kampar, Riau yang tinggal di Sragen menumpang di rumah neneknya.
Dalam keseharian, HAP banyak menghabiskan waktunya di musala. Sebagai mahasiswa jurusan agama, dia kerap memberikan materi pengajian, hingga tidur di dalam musala. Namun siapa sangka, pelaku justru melakukan perbuatan tidak terpuji.
“Pelaku dengan korban ini sudah saling mengenal,” kata Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, Rabu (10/2/2021).
Aksi pencabulan ini terjadi saat korban melintas di depan musala. Oleh pelaku korban dipanggil dan dibujuk untuk melakukan perbuatan tidak sononoh. Agar aksinya tidak terbongkar pelaku mengancam para korbannya untuk tidak bercerita kepada orang tuanya.