Memanas, Rusia dan Barat Saling Tuding Biang Keladi Krisis Pangan Dunia

Umaya Khusniah
Negara barat dan Rusia saling tuding sebagai penyebab krisis pangan. (Foto Ilustrasi : Pixbay)

Rusia telah merebut beberapa pelabuhan terbesar di Ukraina. Angkatan lautnya mengendalikan rute transportasi utama di Laut Hitam. Sanksi juga mempersulit eksportir Rusia untuk mengakses kapal untuk memindahkan komoditas ke pasar global.

Rusia dan Ukraina bersama-sama menyumbang hampir sepertiga dari pasokan gandum global. Ukraina juga merupakan pengekspor utama jagung, jelai, minyak bunga matahari dan minyak lobak. Sementara Rusia dan Belarusia menyumbang lebih dari 40 persen ekspor global kalium nutrisi tanaman.

Ukraina telah kehilangan Pelabuhan Kherson dan Mariupol karena pendudukan Rusia. Dikhawatirkan, Rusia juga akan mencoba merebut pelabuhan ketiga, Odesa.

Ketua Komisi Eropa, Ursula von der Leyen termasuk di antara mereka yang menuduh Moskow menggunakan ekspor makanan sebagai senjata. Sementara Kiev mengatakan, Rusia telah mencuri ratusan ribu ton biji-bijian di daerah-daerah yang diduduki pasukan mereka.

"Putin berusaha untuk meminta tebusan kepada dunia, dan dia pada dasarnya menggunakan kelaparan dan kekurangan makanan di antara orang-orang termiskin di seluruh dunia sebagai senjata," kata Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss selama kunjungan ke Bosnia pada Kamis.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

Truk Tangki Tabrak Rumah di Sumedang, Warga Berebut Tumpahan Minyak Goreng

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Viral! Pemilik Toko di Pasuruan Tertipu Sales Keliling, Kardus Minyak Goreng Berisi Batako

57 tahun lalu

Identitas 3 Penumpang Mobil Tewas Tertimpa Truk di Karawang, Pasutri dan Anaknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal