Memanas, Rusia dan Barat Saling Tuding Biang Keladi Krisis Pangan Dunia

Umaya Khusniah
Negara barat dan Rusia saling tuding sebagai penyebab krisis pangan. (Foto Ilustrasi : Pixbay)

MOSKOW, iNews.id - Hubungan atara Negara Barat dengan Rusia makin panas. Keduanya saling tuding sebagai biang keladi krisis pangan dunia. 

Barat menuduh Rusia sebagai biang keladi krisis pangan dunia. Namun sebaliknya, Rusia menolak tuduhan itu dan balik menuduh Baratlah  yang harus disalahkan. 

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Kamis (26/5/2022) mengatakan isolasi ekonomi yang dijatuhkan Barat justru membuat harga gandum, minyak goreng, pupuk dan energi melonjak hingga mengganggu pertumbuhan global.

"Kami dengan tegas menolak tuduhan ini dan, sebaliknya, menuduh negara-negara Barat bahwa mereka telah mengambil sejumlah tindakan ilegal yang mengarah pada ini (krisis pangan)," kata Peskov kepada wartawan.

Peskov menekankan, Barat harus membatalkan keputusan ilegal yang melarang penyewaan kapal yang akhrinya mencegah ekspor biji-bijian, dan sebagainya. Dengan demikian pasokan pangan dan energi dapat dilanjutkan. 

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan krisis pangan global semakin dalam. Badan tersebut kini sedang mencoba menengahi kesepakatan untuk membuka blokir ekspor gandum Ukraina meskipun Barat menyalahkan Rusia karena meminta tebusan dengan memblokade pelabuhan Ukraina.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

Truk Tangki Tabrak Rumah di Sumedang, Warga Berebut Tumpahan Minyak Goreng

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Viral! Pemilik Toko di Pasuruan Tertipu Sales Keliling, Kardus Minyak Goreng Berisi Batako

57 tahun lalu

Identitas 3 Penumpang Mobil Tewas Tertimpa Truk di Karawang, Pasutri dan Anaknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal