Megawati Mengaku Tak Kuat Mendengar jika Ada Kabar Kader Korupsi

Rakhmatulloh
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Foto : Ist)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyebut perilaku korupsi dapat merusak nama baik partai. Mega mengaku tak kuat mendengar jika ada kabar kadernya yang korupsi.

"Saya tak kuat mendengar jika ada yang ditangkap karena korupsi," kata Megawati saat halalbihalal virtual di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Dia menegaskan agar jajaran pengurus hingga kader partai tidak ada yang sampai melakukan tindakan korupsi. Karena nama baik partai sangat dipertaruhkan. 

"Ini mencoreng nama partai. Harus ingat pepatah, nila setitik rusak susu sebelanga. Karena itulah jangan korupsi!" ujarnya.

Megawati menggelar pertemuan secara daring dengan ratusan pengurus dan organisasi sayap partai di seluruh Indonesia. Dia berbicara dari kediamannya Jalan Teuku Umar Jakarta pusat.

Di sela-sela pertemuan online ini, Megawati mengajak para kader dan pengurus bernostalgia saat awal-awal kepemimpinannya. Termasuk saat kantor sekretaris partai diserang rezim orde baru.

Lalu dia bercerita, sudah lama sekali dirinya menjadi ketua umum partai. Namun demi tanggung jawab pada bangsa dan negara, dia harus tetap semangat memimpin.

"PDI Perjuangan harus tetap ada dan terus berkibar selama bangsa ini ada," katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota Bawaslu Gunungsitoli Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Pungli Honor Pokja

57 tahun lalu

Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende

57 tahun lalu

Hakim Bebaskan 4 Terdakwa Korupsi Kasus Penjualan Lahan Eks PTPN II

57 tahun lalu

Alasan Kejari Setop Kasus Dugaan Korupsi Wawali Bandung Erwin, Ternyata karena Ini

57 tahun lalu

Korupsi Anggaran BBM Subsidi, Eks Camat Medan Polonia Dituntut 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal