Marzuki Kill The DJ: Kalau Dipakai Kubu Jokowi, Tetap Saya Laporkan

Kuntadi
Pencipta lagu "Jogja Istimewa" Marzuki Mohamad alias Kill The DJ saat melaporkan akun@Cakkhum ke Polda DIY karena diduga mengubah lirik lagu untuk kepentingan kampanye. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

“Seperti penggunaan lagu itupun menjadi salah satu contoh langkah tidak beradab. Pemerintah Jogja (pernah) saya somasi, kalau dipakai Jokowi-Maruf tetap akan saya gugat," katanya. 

Dia menuturkan, sebagai warga negara Indonesia tentu memiliki hak pilih. Dalam pilpres nanti, dia mengaku tetap akan mendukung Jokowi. Alasannya, selain sangat simpel sebagai orang desa, Jokowi juga sudah mampu membangun irigasi, jalan desa dan sistem pertanian yang baik. "Aku ora usah omong gedhe (aku tidak usah bicara besar) yang ada di sekitar saja," katanya.

Menurutnya, lagu “Jogja Istimewa” ini memiliki sejarah yang panjang. Lagu ini terinspirasi sosok Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) IX setelah membaca buku, apalagi pemerintah Indonesia pernah pindah dan menjadikan Yogyakarta sebagai ibu kota negara.

Lagu Jogja istimewa dibuat pada 2010 silam, saat erupsi Merapi. Lagu ini dinyanyikan bersama dengan Jogja Hip Hop Foundation.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda DIY Kerahkan 21 Drone Pantau Arus Mudik Lebaran selama Operasi Ketupat Progo

57 tahun lalu

Gratis! Tol Purwomartani–Prambanan Dibuka Fungsional saat Arus Mudik Lebaran 2026

57 tahun lalu

3 Mahasiswa Diamankan saat Demo Ricuh di Polda DIY, Langsung Dipulangkan ke Rektorat

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa Protes Dugaan Kekerasan Aparat Ricuh, Massa Jebol Pagar Polda DIY

57 tahun lalu

Dirresnarkoba Polda DIY Ditunjuk Jabat Plh Kapolresta Sleman Gantikan Kombes Edy S

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal