Marak Penambangan Ilegal di Sungai Progo, KPP Minta Polisi Lakukan Penertiban

Kuntadi
Pengurus KPP minta polisi tertibkan aktivitas penambangan pasir ilegal di Sungai Progo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Aktivitas penambangan pasir ilegal marak terjadi di sepanjang Sungai Progo, baik di Kabupaten Sleman, Bantul maupun Kulonprogo. Kelompok Penambang Progo (KPP) meminta aparat kepolisian dan institusi lainnya melakukan penertiban agar kerusakan lingkungan bisa dicegah. 

Ketua KKP, Yunianto mengatakan kelompoknya memiliki 31 anggota dari Kabupaten Sleman, Bantul dan Kulonprogo yang telah mengantongi izin usaha penambangan rakyat (IPR). Tahun ini juga akan ada 14 izin lagi yang sedang diproses dan akan turun. Selain itu juga ada sejumlah perusahaan lain yang juga mengantongi isin uaha penambangan (IUP) yang melakukan penambangan di Sungai Progo.

Sejak pertengahan bulan Januari, muncul kelompok masyarakat dari luar sekitar Sungai Progo yang melakukan penambangan ilegal. Mereka asal mematok lokasi yang belum digarap. Beberapa lainnya merupakan perusahaan yang sedang mengurus perizinan namun sudah melakukan penambangan. 

“Kami mohon ini ditertibkan, karena akan merusak lingkungan. Kalau ini dibiarkan kami juga akan kena dampaknya,” Yunianto, Minggu (14/2/2021). 

Yunianto mengatakan, Sungai Progo telah menjadi rumah mereka. Sudah semestinya mereka ikut melakukan pengawasan dan menjaga keselamatan lingkungan. Perizinan merupakan salah satu upaya menjaga keselamatan alam.

“Kami yang berizin ini diawasi, mereka yang ilegal justru luput dari pengawasan,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perusahaan Besar Kelapa Sawit Ditetapkan Tersangka Kasus Perusakan Lingkungan di Pelalawan

57 tahun lalu

Geger! Mancing Ikan di Sungai Progo, Siswa SMP di Bantul malah Temukan Mayat

57 tahun lalu

Bareskrim Ungkap Peran 3 Tersangka Tambang Pasir Ilegal di Lereng Merapi

57 tahun lalu

Bareskrim Polri Tindak Tambang Pasir Ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi

57 tahun lalu

JK Sebut Banjir Bandang di Bali akibat Kerusakan Lingkungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal