"Mohon dukungan masyarakat agar tidak merusak tanda yang telah dipasang tersebut,” ucapnya.
Sejumlah penampilan yang berbeda ini pun diunggah dalam akun Instagram resmi Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Banyak netizen yang salut atas perubahan tersebut, tapi tak sedikit juga dari mereka yang kecewa karena masih ada pelanggan dari pengunjung.
"Kursi yang dipakein tali itu masih bisa didudukin min, ada juga talinya yang gak ada. kemarin hari selasa lewat marlioboro masih ada yg duduk berdua di satu bangku," ujar akun @kido.aja.
"Barusan lewat kok cm pjalan kaki aj ya yg dicek yg motoran masuk ga dicek lg, atau memang jam malam gini udah ga dicek??," tulis @evakristyana
Dalam kurun satu minggu tercatat ada sekitar 3.000 hingga 4.000 pengunjung yang memasuki Kawasan Malioboro. Kebijakan ini setidaknya sudah berlangsung dari Kamis (11/6/2020).