Lonjakan Covid-19 di Sleman, Ketersediaan Bed Kritikal dan Nonkritikal Masuki Ambang Batas

Priyo Setyawan
Pasien positif Covid-19. (Foto: Antara)

 
Joko mengatakan dengan kondisi ini, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19. Rumah sakit rujukan telah diminta untuk menambah bed kritikal dan nonkritikal. Begitu juga setiap kalurahan untuk mmebuat shleter untukl isolasi mandiri. Terutama bagi warga yang terpapar Covid-19 tanpa gejala, tetapi tidak memiliki tempat isolasi mandiri yang memenuhi syarat.

“Dari evalausi terjadinya penularan Covid-19 ini karena kurang tertibnya saat isolasi mandiri (isoman) termasuk tempatnya kurang memenuhi syarat, seperti kamar mandi tidak digunakan sendiri khusus pasien,” ujarnya.

Bupati telah mengeluarkan instruksi agar dalam isoman pasien harus tertib dan tidak boleh berinterasi selama isolasi. Waktu isoman selama 14 hari, termasuk bagi yang sudah selesai perawatan di fasilitas kesehatan darurat Covid-19 selama 10 hari. Saat pulang ke rumah tetap wajib isolasi selama empat hari lagi.

“Instruksi ini efetif berlaku mulai 14 Juni 2021,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Mahasiswa Jepara Ditemukan Tewas Dalam Mobil di Sleman, Sudah Sebulan Terparkir

57 tahun lalu

Pria di Sleman jadi Tersangka usai Kejar Jambret hingga Tewas, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Terbongkar! Sindikat Love Scamming Internasional Beroperasi di Sleman, 6 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal