Lonjakan Covid-19 di Indonesia Tinggi, Epidemiolog UGM: Masyarakat Abai Protokol Kesehatan

Kuntadi
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Istimewa)

SLEMAN, iNews.id – Kasus positif Covid-19 di sejumlah kota di Indonesia mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Secara nasional, kasus ini sudah mencapai angka 2 juta. 

Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Bayu Satria Wiratama mengatakan lonjakan ini tidak hanya disebabkan adanya varian baru. Namun masyarakat memang mulai abai dengan protokol kesehatan. Banyak yang tidak mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak hinga berada di kerumunan.

Selain itu pemerintah dinilai masih melaksanakan upaya pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing) dan perawatan (treatment) atau dikenal dengan istilah 3T. 

“Kenaikan wajar karena 3T kurang dan masyarakatnya abai sama protocol kesehatan,” kata Bayu Satria, Senin (21/6/2021).

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Mantan Kadinkes Sumut Dituntut 20 Tahun Penjara Kasus Korupsi APD Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal