Lindungi Data Pribadi, Masyarakat Diminta Tak Cetak Sertifikat Vaksin

Fahreza Rizky
Masyarakat diminta tak cetak sertifikat Covid-19 demi keamanan data pribadi. (Foto Ilustrasi : Dok SINDOnews)

Di samping itu, kabar perkembangan lainnya terkait vaksin, Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) telah resmi mengeluarkan emergency use of authorization (EUA) untuk Vaksin Sputnik V dari Rusia. Vaksin ini dikembangkan oleh The Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology di Russia yang menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector.

"Vaksin Sputnik-V untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas dan diberikan secara injeksi intramuskular dengan dosis 0,5 mL untuk 2 (dua) kali penyuntikan dalam rentang waktu 3 (tiga) minggu," tuturnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kiat Amankan Data Pribadi Jelang Lebaran 2023

57 tahun lalu

Pemda DIY Siap Beri Sanksi Tegas jika Ada Pemalsuan Sertifikat Vaksin Covid-19

57 tahun lalu

Honorer Dinkes Kalbar Jual Sertifikat Vaksin Covid, Patok Harga Mulai dari Rp300.000

57 tahun lalu

Polresta Yogyakarta Ungkap Jual Beli Sertifikat Vaksin Palsu, Pelaku Pegawai Dinkes Kalbar

57 tahun lalu

Geger Hacker Bjorka Bocorkan Data Pribadi Pejabat di Medsos, Ridwan Kamil: Warga Jabar Resah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal