La Nyalla dan BEM DIY Diskusikan Sistem Demokrasi Indonesia, Bahas Amandemen UUD 1945

Kuntadi
Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti saat berdiskusi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DIY. (foto: Istimewa)

Oleh sebab itu, DPD menilai pentingnya amandemen konstitusi ke-5 dilakukan dengan suasana kebatinan untuk melakukan koreksi atas arah perjalanan bangsa. Hal ini dilakukan karena DPD RI menilai semangat amandemen konstitusi yang dilakukan sejak 1999 hingga 2002 sudah cukup banyak melenceng dari harapan para pendiri bangsa.

“Sebab, hari ini kita melihat sekian banyak Undang-Undang yang dikatakan merupakan Derivatif dari Konstitusi, yang dalam kenyataannya menyusahkan rakyat,” kata La Nyalla.

Sementara Ketua Majelis Mubaligh Muda Indonesia S Aminuddin menyampaikan, generasi muda harus memanfaatkan gadget atau menguasai teknologi. 

"Karena saat ini dan masa depan teknologi sudah menguasai segala aspek kehidupan manusia. Karena itu saya mengajak mahasiswa maupun pelaku UKM dan ekonomi rakyat lainnya untuk siap akan kehidupan ke depan," katanya.

Namun Aminudin mengingatkan pentingnya punya ilmu agama sebagai jalan terang dalam berkehidupan, berkebangsaan dan bermasyarakat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Kakek 83 Tahun Ditemukan Tewas Penuh Luka Dekat Waduk Sermo Kulonprogo

57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Pemudik asal Jakarta Terguling Masuk Sawah di Bantul, 1 Tewas 7 Luka

57 tahun lalu

Bahagia di Hari Raya! 1.381 Napi DIY Dapat Remisi Idul Fitri, 17 Langsung Bebas

57 tahun lalu

Istri di Bantul Syok Temukan Suami Tewas, Diduga Tersengat Listrik saat Bangun Rumah

57 tahun lalu

Pemantauan Hilal di Yogyakarta Terhalang Awan Mendung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal