Kurang Alat Bukti, Bawaslu Bantul Hentikan Penyelidikan Dugaan Money Politics

Trisna Purwoko
Bawaslu Bantul hentikan penyidikan kasus dugaan money politics. (Foto: iNews.id/Trisna Purwoko)

BANTUL, iNews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul menghentikan penyelidikan dugaan money politics yang dilakukan salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bantul. Penghentian dilakukan setelah sentral penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) menyatakan alat bukti masih kurang.

Ketua Bawaslu Bantul, Harlina mengatakan, Bawaslu sudah mendapatkan laporan terkait video dugaan money politics yang viral di media sosial pada 22 November lalu. Bawaslu juga mendapat laporan dan menindaklanjutinya dengan menggelar rapat pleno. Laporan yang ada sudah memenuhi syarat formil dan materiil dan dicatat dalam nomor register.

Laporan ini telah ditindaklanjuti dengan pembahasan di Sentra Gakkumdu pada 24 November. Saat itu disepakati menentukan jenis dugaan pelanggaran dan tindaklanjut untuk pemenuhan dua alat bukti. Bawaslu juga telah melakukan klarifikasi dengan memanggil sejumlah pihak.

“Dari kajian klarifikasi, kajian dokumen, pengumpulan bukti diranah Bawaslu sudah memenuhi unsur dugaan pelanggaran. Hasil itu kemudian dilakukan pembahaan tahap kedua di Sentra Gakumdu,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Ponpes Al Khoziny Naik Penyidikan, Polda Jatim Dalami Unsur Pidana dan Panggil Ahli

57 tahun lalu

Viral Tim Sukses Caleg di Enrekang Minta Kembali Uang Serangan Fajar, Ini Kata Bawaslu

57 tahun lalu

Kawal Tahapan Pemilu, Kejaksaan Bentuk 38 Posko di Sumut

57 tahun lalu

Bukti Cukup, Perkara Dugaan Korupsi Hibah KONI Papua Barat Ditingkatkan ke Penyidikan

57 tahun lalu

Usut Temuan Mayat Perempuan di TPA, Penyidik Polres Manokwari Sampai Terbang ke Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal