Kunjungi Tempat Pembinaan Remaja Bermasalah Hukum, DPRD DIY: Fasilitas Tak Memadai

Kuntadi
Para remaja binaan di Balai perlindungan dan Rehabilitasi Sosial (BPRS) DIY. (foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id – Pengelola Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial (BPRS) yang menangani anak remaja bermasalah dengan hukum dan masalah sosial lainnya, mengeluhkan fasilitas pendukung yang kurang memadai. Saat ini ada 28 anak yang butuh pengawasan ekstra.

“Dari asrama sampai sarana prasarana yang ada memang kurang memadai,” kata Kepala BPRSR Dinas Sosial DIY, Baried Wibowo saat menerima kunjungan Komisi D DIY, Rabu (14/10/2020).

Saat ini ada sekitar 28 anak remaja yang menjalani masa pembinaan. Mereka ada yang terkait kasus klitih (kejahatan jalanan) dan perkara hukum lainnya. Remaja binaan ini tinggal di dalam asrama, yang mirip dengan wisma dengan ada sekat kamar per kamar.

Idealnya, bangunan dibuat semacam dome sehingga semua remaja akan lebih mudah terpantau. Selain itu juga butuh kamera CCTV untuk melakukan pengawasan lebih ekstra.

“Bangunan ini harus direhab dengan dilengkapi CCTV untuk memudahkan pengawasan,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Kakek di Ponorogo Dipasung selama 20 Tahun, Hidup dalam Kurungan Besi 2 Meter

57 tahun lalu

Jalan Panjang 2 Guru Luwu Utara 5 Tahun Menempuh Keadilan usai Dipecat Bantu Honorer  

57 tahun lalu

2 Guru Luwu Utara Bersyukur Direhabilitasi Presiden Prabowo usai Dipecat Bantu Honorer

57 tahun lalu

Bikin Terenyuh! Curahan Hati 2 Guru Asal Luwu Utara Dapat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo

57 tahun lalu

BNPB Pastikan Banjir Bali Sudah Surut, Tahap Rehabilitasi Mulai Dijalankan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal