BANTUL, iNews.id – Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul menjadi dua wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dinilai rawan dengan tindak radikalisme dan terorisme. Selain itu bahkan ditengarai, beberapa tempat di DIY menjadi lokasi pertemuan para penganut paham radikalisme.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DIY, Muhtasar Syamsuddin, saat menyelenggarakan workshop pencegahan terorisme di Graha Pstaka, DIY, Senin (8/10/2018).
“Data dari penelitan yang kami lakukan, dua kabupaten ini rawan dengan tindak radikalisme dan terorisme,” kata Syamsuddin.
Dia menjelaskan, di Kabupaten Kulonprogo misalnya, saat ini rentan dengan penyebaran Islam Syariah. Banyak aktivis jebolan Timur Tengah yang menyebarkan ajaran ini kepada masyarakat. Begitu juga di Kabupaten Gunungkidul yang rawan penyebaran paham khilafah.
Menurut Dosen Filsafat UGM tersebut, saat ini dia melihat beberapa kampus mulai terpapar gerakan radikalisme dan terorisme. Indikasinya bisa dilihat dari banyaknya narasi-narasi yang didalam ada ekstrimisme, militansi dan eksklusifisme.