Kuasai Tanah Tutupan, 1.000 Lebih Warga di Bantul Akan Ditata

erfan erlin
Pemerintah menata tanah tutupan Jepang, yakni tanah yang pernah dikuasai Jepang tahun 1942 dan ditinggalkan saat Indonesia merdeka.(Foto: Ist)

Menurut dia, karena ada JJLS maka penyelesaian tanah tutupan nanti skenarionya akan dikurangi dengan fasilitas umum (fasum). Bukan hanya warga terdampak saja yang terpengaruh namun juga warga tidak terdampak akan mendapat proporsi pengurangan.

"Kita memang perlu hati-hati dalam melaksanakan proses ini. Kita tengah mempersiapkan skenario agar masyarakat tetap kondusif," tutur dia.

Penyelesaian tanah tutupan Jepang ini dilakukan dengan konsolidasi kepemilikan tanah. Di mana ada dua proses yang akan dilalui yaitu penataan aset dan penataan akses. Proses konsolidasi ini tidak hanya sampai memberikan legalitas berupa sertifikat tanah tetapi hingga ke pemberdayaan masyarakat.

Dia mengungkapkan tanah tutupan Jepang sendiri luasnya ada sekitar 100 hektare dan berada di Kelurahan Parangtritis. Dan saat ini ada 1.000 orang lebih yang menguasai tanah tersebut. Namun berapa bidangnya, dia mengaku tidak begitu hafal.

"Dari 1.000 orang yang menguasai tanah tutupan Jepang saat ini, memang ada yang memiliki alas hak berupa letter C yaitu yang dicoret pada masa zaman Jepang," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal