"Rombongan korban dikejar kearah barat Jalan Godean–Demak Ijo – belok kiri Ringroad Barat–Simpang empat Pelem Gurih – belok kiri ke Jalan Wates," ujar dia.
Sesampainya di Jalan Wates/Kalibayem rombongan korban bertemu lima sepeda motor lagi yang kemudian ikut mengejar . Sehingga rombongan korban dikejar lebih kurang 14 sepeda motor.
Rombongan korban lalu menuju Simpang empat Wirobrajan – belok kiri Jalan HOS Cokroaminoto – Simpang tiga Jati Kencana – belok kanan Jalan Kyai Mojo – belok kanan Simpang tiga Atakrib – belok kiri ke arah samsat. Rombongan korban memutar balik di sebelah barat samsat namun sudah ada rombongan pelaku yang menunggu.
"Kemudian Korban anak NH dilempar menggunakan batu yang mengenai bagian tubuh sehingga korban oleng dan terjatuh di TKP," katanya.
Setelah korban terjatuh, rombongan pelaku secara bersama-sama mengaiaya korban. Setidaknya ada sekitar 15 orang secara bersama-sama melakukan penganiayaan dengan cara memukul/menyabet dengan sarung, memukul/menyabet dengan Gesper, menendang dan menginjak badan korban.
"Motifnya itu saling ketersinggungan karena saling tatap mata dan saling mengumpat," kata dia.