"Untuk logistik dari kelima surat suara yang sudah kami terima ada empat, kurang satu DPD RI," ucapnya.
Untuk proses pelipatan surat suara, Joko melibatkan sekitar 70 orang. Beberapa di antaranya merupakan penyandang disabilitas.
"Iya, seperti biasa (melibatkan penyandang disabilitas dalam pelipatan surat suara). Tapi mereka belum datang mereka, mungkin besok atau lusa baru mulai datang," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, pihaknya juga akan menerjunkan petugas pengawas. Sebab proses ini termasuk dalam titik rawan seperti surat suara rusak.
"Nah, pola pengawasan kita secara melekat jadi di lokasi kita libatkan teman-teman panwascam untuk melakukan pengawasan," katanya.
"Kedua, kita perhari selalu merekap berapa surat suara yang rusak, tersortir dan kondisinya baik. Semua itu dalam rangka memastikan agar surat suara yang baik terpenuhi," ucapnya.