KPK Klaim Tahu Posisi Harun Masiku sejak Lama, Pandemi Jadi Kendala Menangkapnya

Raka Dwi Novianto
KPK mengaku sudah sejak lama mengetahui keberadaan buronan Harun Masiku. (Foto : Ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku sudah sejak lama mengetahui posisi Harun Masiku. Namun KPK mengaku pandemi Covid-19 jadi kendala untuk menangkap mantan caleg PDIP itu.

Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Karyoto menyebut tersangka perkara suap pergantian antarwaktu (PAW) berada di luar negeri.

Meski mengetahui keberadaan Harun Masiku, Karyoto menyebut Covid-19 menjadi salah satu kendala dalam menangkap Harun Masiku. 

"Hanya saja karena tempatnya tidak di dalam (negeri), kita mau ke sana juga bingung. Pandemi sudah berapa tahun. Saya sangat nafsu sekali ingin menangkapnya. Kalau dulu pak Ketua sudah perintahkan, saya berangkat," ujar Karyoto dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Bahkan Karyoto mengklaim dirinya sudah mengetahui keberadaan Harun Masiku sebelum Kasatgas nonaktif KPK Harun Al Rasyid mengungkap kepada publik. Dia memastikan jajaran KPK tetap memantau.

"Memang kemarin sebenarnya sudah masuk ya. Sebelum Harun Al Rasyid teriak-teriak saya tahu tempatnya," tuturnya.

Karyoto tidak akan membuka secara gamblang posisi Harun Masiku. Dia khawatir, Harun Masiku akan berpindah tempat.

"Nggak etis dan nggak patut kita buka disini. Kalau dia tahu kita sedang cari di mana, nanti dia geser lagi, bingung lagi kita," tuturnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka KPK, Ini Sosok Penggantinya

57 tahun lalu

Usai OTT KPK, Sejumlah Ruangan di Pemkab Tulungagung Masih Disegel

57 tahun lalu

KPK Periksa 63 Pejabat Pemkab Pekalongan Terkait Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Fadia Arafiq

57 tahun lalu

Penggeledahan di Indramayu, KPK Sita Dokumen Penting dari Rumah Ketua PDIP Jabar Ono Surono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal