Kota Lysychansk Digempur Habis-habisan oleh Rusia, Tentara Ukraina Diminta Mundur

Anton Suhartono
Pasukan Rusia mengempur habis-habisan Kota Lysychansk. (Foto : Reuters)

KIEV, iNews.id - Pasukan Rusia mengempur habis-habisan Kota Lysychansk. Melihat hebatnya serangan itu, tentara Ukraina diminta mundur Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai.

Langkah ini untuk menghindari pengepungan pasukan Rusia. Sejauh ini dua desa yang berada di selatan kota itu sudah direbut pasukan Rusia sehingga ada kemungkinan daerah-daerah lain juga akan dikuasai.

Tentara Rusia tampaknya semakin dekat untuk merebut Provinsi Luhansk setelah sebagian besar wilayah di kota lain, Sievierodonetsk, dikuasai. 

Sievierodonetsk dan Lysychansk adalah dua kota terakhir yang belum sepenuhnya direbut Rusia atau kelompok separatis pro-Moskow.

Merebut Luhansk merupakan salah satu tujuan operasi militer khusus Rusia di Ukraina, di samping Donetsk.

Kedua kota itu menjadi medan pertempuran sengit selama beberapa pekan terakhir. Seorang pejabat Ukraina mengatakan gempuran Rusia di kota-kota tersebut sudah mencapai klimaks yang mengerikan.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina pada Kamis kemarin mengonfirmasi jatuhnya Rai-Oleksandrivka dan Loskutivka, sekitar 5 km dari Lysychansk, ke tangan Rusia. Disebutkan pasukan Rusia berusaha mengepung tentara Ukraina yang bertahan di sana.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal