Korut Peringatkan AS untuk Diam dan Berhenti Sebarkan Desas-desus

Umaya Khusniah
Parade persenjataan militer Korea Utara (Korut). Negara itu membantah telah mengekspor senjata ke Rusia. (Foto : Reuters)

Pada awal bulan ini, Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Vedant Patel mengatakan, Rusia sedang dalam proses pembelian jutaan roket dan peluru artileri dari Korea Utara. Senjata itu digunakan untuk invasi di Ukraina.

Juru Bicara Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby menyebutnya sebagai pembelian potensial. Dia mengklarifikasi, tidak ada indikasi pembelian telah selesai. 

"Dan tentu saja tidak ada indikasi bahwa senjata-senjata itu digunakan di Ukraina," katanya. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Ilegal di Muba, Sita Pistol dan 18 Amunisi

57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tetapkan 5 Tersangka Pemasok Senjata-Amunisi untuk KKB Papua

57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 5 Simpatisan KKB di Nabire, Pemasok Logistik dan Amunisi

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Satgas Korpasgat Gagalkan Penyelundupan Amunisi dan Cenderawasih Diawetkan di Bandara Wamena

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal