Korban Pencabulan Pengasuh Ponpes di Kulonprogo Bertambah Jadi 4 Anak, 3 Masih di Bawah Umur

Kuntadi
Ilustrasi pencabulan. (iNews.id)

Kepala Dinsos P3A Kulonprogo, Irianta mengatakan, terkait kasus ini mereka telah berkoordinasi dengan lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) terkait proses pendampingan terhadap korban. Saat ini dua korban kondisinya sudah membaik. Sedangkan dua korban lainnya masih trauma psikologis. 

Atas rekomendasi dari psikiater RSUP dr Sardjito, para korban butuh pendampingan psikologis setiap hari. Mereka saat ini dititipkan di selter yang ada di Yogyakarta. 

Dinas juga telah berkoordinasi dengan PLSK dan orang tua korban. Selain itu juga telah mengirimkan surat pendampingan ke Rifka Annisa, organisasi non pemerintah yang berkomitmen terhadap penghapusan kekerasan terhadap perempuan. 

“Perlindungan terhadap korban dan saksi menjadi lengkap dan kuat. Sehingga kondisi kejiwaan dan keselamatan mereka juga terjamin,” ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

11 hari lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

11 hari lalu

Pelatih Renang di Kendari Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Murid Laki-Laki Sesama Jenis

13 hari lalu

Tragedi Santri Tewas Dibakar Senior di Lombok Tengah, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

15 hari lalu

Pemuda Cabuli Remaja Disabilitas di JPO Cirebon Tak Berkutik saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal