Klaster Keluarga Muncul di Minomartani, Satu RT Di-lockdown Mikro

Priyo Setyawan
Kasus Covid-19 di Sleman terus bertambah. Di Minomartani, Ngaglik, Sleman satu RT di-lockdown mikro. (Foto: Ilustrasi/Ist)


Kepala Puskemas Ngaglik, Yuli Khamidah mengatakan, untuk memutus mata rantai penularan  Covid-19 sudah dilakukan. Di antaranya  dengan tracing dilanjutkan testing  terhadap 108 warga kontak erat,  Selasa (8/6/2021). Namun hasilnya belum keluar.

Panewu Ngaglik, Subagya mengatakan, dengan munculnya klaster  keluarga di padukuhan Plosokuning V tersebut mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan di setiap kegiatan.   

"Kami imbau, kegiatan di masyarakat harus dengan protokol kesehatan. Kalau tidak, ini tidak akan selesai-selesai," ujarnya.
 
Kasus Covid-19 di Sleman hingga Rabu (9/6/2021) pukul 15.00 WIB, terkonfirmasi ada 17,021 kasus. Rinciannya dirawat  1470 kasus, sembuh 15.054 kasus dan meninggal  497 kasus. Dari jumlah ini bergejala 11.144 orang dan tanpa gejala 5,877 orang.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

57 tahun lalu

Viral Video Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan, Pengelola TWC Minta Maaf

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal