Hingga akhirnya sang putri pun menyetujui dengan memberikan dua syarat yang sangat tidak masuk akal. Kedua syarat tersebut, yakni pangeran harus membangun sumur bernama Jalantunda dan sumur itu harus dibangun bersama dengan 1.000 candi dalam kurun waktu satu malam.
Sang pangeran kemudian menyetujui syarat tersebut. Dibantu kekuatan ghaib, pembangunan tersebut berhasil diselesaikan kemudian segera memberi tahu sang putri.
Namun, sang putri malah mendorong pangeran masuk ke dalam sumur dengan bantuan Patih Gupolo. Selanjutnya, ditumpuk batu ke dalam sumur tersebut untuk mengubur sang pangeran hidup-hidup.
Bandung Bondowoso dengan segala upayanya berhasil keluar dan lolos. Rasa cintanya yang begitu amat mendalam akhirnya dia memaafkan sang putri.
Sang pangeran kemudian memenuhi syarat kedua sang putri. Bandung Bondowoso bersemedi dan lalu meminta bantuan para jin untuk membangun 1.000 candi.