Sang Raja langsung memerintahkan para pasukannya segera menahan serangan yang muncul secara tiba-tiba. Namun, pasukan Bondowoso berhasil menaklukan Prambanan.
Prabu Boko terkena serangan senjata sakti Bondowo yang bernama senjata Bandung. Lalu raksasa Patih Gupolo yang merupakan abdi kerajaan memimpin pasukannya untuk menjauh dari medan perang.
Patih Gupolo kemudian pergi untuk menemui putri Roro Jongrang mengenai kematian ayahnya. Mendengar kabar itu, sang putri sangat sedih.
Masih dalam suasana kesedihan, tidak lama pasukan Pegging akhirnya menguasai dan mengepung istana. Saat bersamaan, Pangeran Bandung Bondowosa melihat sang putri, kemudian terpana dengan kecantikannya.
Pangeran Bondowoso melamar sang putri tetapi putri tersebut menolak lamarannya. Pangeran Bondowoso tidak mudah menyerah dengan tetap pada pendiriannya.