Kisah Perempuan Pejuang Lawan Belanda, Nyi Ageng Serang Pimpin Pasukan 500 Orang

Avirista Midaada
Nyi Ageng Serang, salah satu perempuan tangguh pejuang melawan Belanda. (Foto: ist)

Perempuan yang sezaman dengan Nyi Ageng Serang adalah Raden Ayu Yudokusumo. Dia adalah putri Sultan Hamengku Buwono I yang menikah dengan seorang Bupati Mancanagara Yogya

Konon dia dikenal memiliki kecerdasan dengan tingkat tinggi. Dengan siasat yang luar biasa, dia menjadi otak dari serangan atas komunitas Tionghoa di Ngawi pada 17 September 1826. 

Pusat pertahanan Raden Ayu Yudokusumo berada di Muneng, kabupaten suaminya yang berada di timur Kali Madiun. Dia kemudian turut bergabung dengan pasukan Raden Sosrodilogo di Jipang Rajekwesi antara November 1827 dan Maret 1828. 

Di Ngawi dan pos cukai terdekat di Kudur Brubuh, Bengawan Solo, seorang perempuan peranakan berperan penting dalam membentuk pasukan keamanan setempat menyusul manuver Raden Ayu Yudokusumo.

Para wanita di desa-desa sekitar Yogyakarta juga konon telah menyiapkan bubuk mesiu untuk bersiap menghadapi musuh. Para perempuan juga membawa barang berharga ke medan laga dengan mengenakan seragam tempur seperti pria.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

57 tahun lalu

Kisah Pemberontakan Gagal Pangeran Diposono, Kerabat Keraton Nekat Lawan Belanda

57 tahun lalu

Kisah Pangeran Diponegoro Lolos dari Kepungan Ribuan Pasukan Belanda di Perang Jawa

57 tahun lalu

Déjà vu Escape Room di Lawang Sewu, Membuka Lorong Waktu Era Kolonial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal