Keterlaluan, Remaja Meninggal akibat Orang Tua Larang Dokter Pasang Alat Bantu Pernapasan

Umaya Khusniah
Seorang pasien positif COVID-19, terbaring di ruang isolasinya dirawat oleh terapis pernapasan di unit Perawatan Intensif (ICU). (Foto: Reuters)

Sebelumnya, gadis itu berada di RS selama sembilan hari. Dia pun dapat berkomunikasi dengan para tim medis yang merawatnya, sampai akhirnya kondisinya memburuk. 

Tweet Jessica tentang kematian gadis 14 tahun itu menerima lebih dari 116.000 suka dan telah di-retweet lebih dari 30.000 kali.

Ribuan pengguna media sosial telah mengomentari unggahan tersebut. Mayoritas dari mereka marah mereka atas kematian yang seharusnya tidak perlu terjadi, yang berakar dari informasi yang salah tentang vaksin Covid-19.

"Orang tua macam apa yang mencegah anaknya melakukan intubasi??" satu orang bertanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal