Keren, Warga Besole Bantul Produksi Briket dari Sampah Rumah Tangga

Yohanes Demo
Sejumlah warga saat memproduksi briket dari bahan kulit kacang koro. (Foto: iNews.id/Yohanes Demo).

"Awal Oktober orang Pertamina ke sini dan memfasilitasi pembuatan briket karena tahu di sini ada bank sampah. Tapi mereka ingin agar kulit koro di Babakan bisa diolah di bank sampah kami," ujarnya.

Akhirnya dari Pertamina memberikan bantuan mesin pengolah briket senilai Rp50 juta. Warga juga dilatih memproduksi briket.  

“Keunggulan briket kami nyalanya lebih lama dari arang,” katanya.  

Produk briket ini belum dijual secara massal. Saat ini baru dibeli warga yang berprofesi sebagai pedagang soto dengan harga Rp6.000-8.000 per kilogram. Harga ini lebih mahal dibanding arang kayu yang hanya Rp5.000-Rp6.000 per kilogramnya. 

"Rencana ke depan kami mau pakai bahan baku dari kulit koro, biar berbeda dengan briket-briket lainnya," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal