Kemarau Panjang, PUDAM Tirta Sembada Sleman Siapkan Sumur Dalam

Kuntadi
Ilustrasi air bersih. (Foto: Istimewa)

SLEMAN, iNews.idKemarau panjang menyebabkan sejumlah sumber air bersih mengering. Dampak tersebut juga dirasakan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Sembada, Sleman. Saat ini debit air yang dipakai untuk menyuplai kebutuhan air bersih menurun hingga 10 persen.

“Debit airnya sekarang turun sampai 10 persen, biasanya 520 liter per detik kini tinggal 460 liter per detik,” ujar Direktur PUDAM Tirta Sembada Sleman Dwi Nurwata, Jumat (2/8/2019).

Meski terjadi penurunan, namun pelanggan tidak perlu resah. Sebab pasokan dipastikan masih aman untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang jumlahnya mencapai 35.000.

Kondisi penurunan debit air ini pun dipastikan akan terus terjadi sampai memasuki musim penghujan. Di mana diperkirakan, puncak musim kemarau akan terjadi pada September mendatang dengan tingkat penurunan debit air sekitar 15 persen.

“Semoga pada September mendatang sudah mulai ada hujan,” katanya.

PUDAM juga akan memaksimalkan sumur dalam yang dimiliki. Setidaknya ada tiga lokasi sumur dalam yang dimiliki, yakni di Gamping, Minomartani dan Kalasan. Masing-masing sumur dalam mampu menghasilkan debit air 10 liter per detik.

Dalam pengoperasian sumur dalam ini, PUDAM Tirta Sembada juga menyiapkan mobil genset untuk antisipasi jika listrik mati. Hal itu dikarenakan dalam pemanfaatan sumur dalam itu menggunakan tenaga listrik. Optimalisasi sumur dalam ini dipastikan akan menambah besaran biaya produksi.

“Kami pastikan kebutuhan pelanggan bisa tercukupi,” tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Kemarau Panjang, Kunjungan Wisatawan ke Embung Nglanggeran Gunungkidul Merosot

57 tahun lalu

Kemarau Panjang, Kebakaran di Makassar Terjadi 359 Kali, Kerugian Rp19,23 Miliar

57 tahun lalu

Super Pedas, Harga Cabai di Kota Baubau Tembus Rp300.000 per Kilogram

57 tahun lalu

Kemarau Panjang, Warga Sangon Kulonprogo Tak Bisa Mandi Setiap Hari

57 tahun lalu

Dampak Kemarau Panjang, Petani Lembang Terancam Rugi Jutaan Rupiah Akibat Gagal Panen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal