Kasus PMK di Bantul Tembus 2.500 Kasus, 11 di Antaranya Mati

Antara
Wakil Bupati bantul Joko Purnomo saat peluncuran vaksinasi PMK di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Rabu (29/6/2022). (Foto : Dok Humas Wabup)

BANTUL, iNews.id - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Bantul semakin bertambah. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mencatat ada 2.500 ternak yang terkonfirmasi. 

"Untuk perkembangan PMK sampai sekarang memang tidak hafal data riil, tetapi kita di Bantul sudah tembus 2.500 kasus dengan angka kesembuhan sudah 600," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo di Bantul, Selasa (6/7/2022).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 ekor di antaranya mati. Mayoritas yang mati merupakan anakan sapi atau pedet.  

"Semoga tidak ada tambahan kematian di Bantul, dan Insya Allah ke depan wabah PMK segera bisa lepas dari Kabupaten Bantul, setelah berbagai upaya dilakukan pemerintah," katanya.

Pemerintah telah melakukan pengendalian terhadap wabah PMK. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan di kandang sapi dan penyuntikan vaksin anti PMK pada ternak yang sehat.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal