Kasus Covid-19 Tinggi, Dinas Pendidikan Sleman Belum Akan Buka Pembelajaran Tatap Muka

Antara
Pembelajaran tatap muka (Foto: doc/iNews.id)

Meski belum ada rencana, Dinas Pendidikan Sleman sudah mempersiapkan sarana dan prasana pelaksanaan kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Nantinya kegiatan harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Setiap wali murid juga sudah diminta memberikan tanggapan terkait wacana yang ada.

"Kesiapan ini terutama menyangkut penegakan protokol kesehatan dan pernyataan persetujuan wali murid," katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya mengatakan bahwa pelaksanaan kembali pembelajaran tatap muka lebih baik dilakukan secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona.

Menurut dia, pembelajaran klasikal bisa mulai diterapkan setidaknya dua hari dalam seminggu secara selang-seling dengan mengacu pada standar operasional prosedur protokol kesehatan.

"Protokol kesehatan harus dipastikan bisa diterapkan supaya tidak muncul klaster baru," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
27 hari lalu

Wali Murid Demo Dinas Pendidikan Pasuruan, Protes SPMB yang Dinilai Membingungkan

1 bulan lalu

Kejaksaan Geledah Dinas Pendidikan Sulsel, Ada Apa?

1 bulan lalu

Ratusan Kepala Sekolah SMA-SMK di Sulsel Mendadak Ajukan Pengunduran Diri, Ada Apa?

2 bulan lalu

Terungkap! Ini Alasan Belasan Kepsek di Muaro Jambi Mundur usai 2 Hari Dilantik

7 bulan lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal