JPS Tak Efektif Tekan Kemiskinan di Kulonprogo, DPRD Minta Program Dievaluasi

Antara
DPRD Kulonprogo. (foto: istimewa)

Juru Bicara Pansus LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2022 DPRD Kulonprogo Yuliantoro mengatakan, kemiskinan harus diatasi secara kolaboratif lintas sektoral. Anggaran JPS harus bisa untuk memberdayakan masyarakat.  

“Perlu mengalihkan bansos menjadi program padat karya infrastruktur dan stimulan bantuan semen agar asas kemanfaatannya kolektif, tumbuh pemberdayaan dan kepedulian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinsos-P3A Kulonprogo Irianta mengatakan, angka kemiskinan masih tinggi 16,39 persen padahal Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2021 sebesar 74,71 dan angka harapan hidup tinggi pada 2021 75,21 tahun.

Anomali yang terjadi karena kemiskinan lebih dilihat sebagai permasalahan ekonomi, sehingga strategi pengentasannya lebih berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Sementara ketimpangan pada dimensi kehidupan yang lain kurang mendapatkan perhatian, padahal kemiskinan terjadi karena multidimensi.

"Indikator kemiskinan yang menunjukkan, bahwa variabel ekonomi, sosial, psikis, budaya dan politik merupakan indikator yang tepat untuk mengukur konstrak kemiskinan di Indonesia," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sambut Hari Bhayangkara 2026, Kapolda Sumsel Bedah 40 Rumah Warga Kurang Mampu

57 tahun lalu

Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT

57 tahun lalu

Kisah Muhamat Amin, Veteran 114 Tahun yang Pernah Pikul Tandu Jenderal Soedirman

57 tahun lalu

Didukung Perindo, Nelson-Kris Siap Bawa Gorontalo Mentas dari Kemiskinan

57 tahun lalu

Daftar Caleg Terpilih di Kulonprogo Hasil Pileg 2024, Ini Nama-namanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal